Kamis, Juli 26, 2018

Gunpla Expo 2018 : Gembira Merakit Gundam


Bertaburan lebih dari seribuan Gunpla alias “Gundam (dibaca Gandam) Plastic Model Kit” memenuhi Gunpla Expo Indonesia 2018, mulai 20 Juli hingga 5 Agustus 2018 di Mall of Indonesia, Jakarta. Ini bagaikan surga dunia bagi para penggemar robot rakitan Gundam.  Bagaimana tidak, segala jenis grade robot rakitan Gundam dipajang di sini.  Dari harga termurah (puluhan ribu) hingga termahal (jutaan). Dari rakitan sederhana hingga rumit.  Dari model yang eksklusif dan new release, hingga model-model yang lama. 

Seberkas undangan yang membawa saya ke Gunpla Expo 2018

Nah, saya ucapkan selamat bergembira merakit Gundam di Gunpla Expo Indonesia 2018 deh pokoknya bagi para Gundam mania yaaaa……  Mana robot incaran selama ini?  Sudah nabung untuk mengoleksinya ? Atau mau ikutan kompetisi merakit Gundam yang menantang? Jangan lupa, ada daily lucky draw untuk para pengunjung yang berhadiah Grand Prize tour ke Jepang lho! 

Suasana Gunpla Expo 2018 di Mall of Indonesia, Sabtu 21 Juli 2018 
Seru kan…. Lha, saya saja yang bukan penggemar robot rakitan jadi ketularan penasaran untuk ikut menikmati kegembiraan para Gundam mania ini.  Pasalnya, anak sulung saya juga termasuk yang hobi merakit segala rupa.  Gara-gara Si Sulung juga saya rela nyemplung ke keriaan Gunpla Expo Indonesia 2018 pada Sabtu siang 21 Juli 2018 lalu.  Penasaran, ingin ikut merasakan kegembiraan para pencinta Gundam di sana. Kebetulan sekali sebagai blogger saya mendapat kesempatan menghadiri pers conference yang digelar saat Expo berlangsung, dan menerima beberapa produk untuk dirakit di rumah.

Selfie di depan giant model Gundam Oo Diver pada Gunpla Expo 2018
Sayangnya, Si Sulung terpaksa tidak bisa ikut diajak ke Expo.  Jadwalnya bersamaan dengan Les Bahasa Inggris yang dijalani setiap akhir pekan.  Saya termasuk Ibu yang cukup ketat pada jadwal les jadi dengan berat hati tidak mengizinkannya bolos les demi Gundam.  Namun, keceriaan tak lepas di wajahnya karena Ibu pulang membawa oleh-oleh dari Expo. Gundam HGBD Oo Diver dan Haropla Haro Diva Red untuk anak Ibu siap dirakitnya dengan gembira. 

Senyum bocah saat menerima calon rakitan dari Gunpla Expo 2018 
Sulung yang belum genap berusia 10 tahun memang senang merakit benda-benda, sejak perkembangan motoriknya terstimulus pada masa balita. Benda-benda rakitannya tidak terbatas pada kotak mainan Lego atau sejenisnya.  Semua barang atau mainan rasanya jadi wahana bongkar pasang deh.  Setiap dibelikan mainan, bentuk awalnya tidak akan bertahan lebih dari satu jam.  Sudah berubah rupa! Mobil bisa jadi pesawat, pesawat bisa jadi mobil.  Ajaib lah pokoknya.  Selain itu, dia juga senang merakit barang-barang bekas menjadi sesuatu yang baru. 

Apa itu Gunpla dan Gundam?


Gunpla kepanjangannya adalah “Gundam Plastic Model Kit”, yaitu satu paket rancangan dari bahan plastik yang dapat disusun menjadi robot karakter Gundam. Paket robot rakitan ini diproduksi oleh perusahaan Jepang bernama Bandai Co.Ltd., untuk berbagai kelompok umur.  

Beberapa model rakitan Gunpla yang dipajang pada Gunpla Expo 2018 

Gundam sendiri adalah anime dengan genre Mecha (Robot) yang tampil sebagai bentuk robot raksasa atau dikenal juga dengan “Mobile Suit”.  Gundam sudah sangat akrab bagi penggemar robot pada serial Manga dan Anime dari Jepang.  Anime ini pada serial televisi dikenal dengan First Gundam, yang dibuat oleh  Hajime Yatake dan Yoshiyuki Tomino dan diproduksi oleh  Sunrise Inc. Jepang. 

Beberapa model rakitan Gunpla yang dipajang pada Gunpla Expo 2018 
Bandai Co.Ltd memproduksi Gundam untuk berbagai kelompok umur, yang dapat dirakit dalam beragam versi maupun skala perbandingan ukuran dari robot aslinya. Perakitan robot Gundam sangat bergantung pada kerumitan, ukuran/skala dengan robot aslinya, artikulasi, serta detil pada robot.  Untuk para pemula, disarankan untuk mulai merakit robot Gundam dengan kode SD (Super Deformed) dan HG (High Grade).  Untuk seri robot rakit dengan kode tersebut, harganya cukup terjangkau dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah.  Contohnya, Gundam Oo Diver yang termasuk HD dengan skala 1:144.  Ketika robot selesai dirakit, bayangkan robot aslinya adalah 144 kali lebih besar dari hasil rakitan kita. 

Serba Serbi Gundam di Gunpla Expo 2018


Keseruan apa saja sih yang bisa disaksikan di Gunpla Expo Indonesia 2018? Di Expo ini, kita bisa menyaksikan display lebih dari 300 Gunpla yang sudah dirakit dalam lemari kaca. Ini termasuk 20 jenis Gundam eksklusif yang belum release lho. Juga ada 17 special limited items yang banyak diincar para Gundam mania. 

Seribu lebih stok Gunpla sudah disediakan untuk memuaskan kebutuhan penggemarnya. Ini sudah mewakili keseluruhan karakter Gundam yang pernah ada dalam serial televisi yang pernah ditayangkan di Jepang.  Jadi, mau cari yang model apapun, Insha Allah tersedia deh. Hati-hati dompet bakal bobol ya mak!

Kebetulan saya mengenakan pakaian bernuansa warna
senada dengan Giant Model Gundam Astray Red Frame.  We are in red!

Di Expo ini juga ada tiga giant model Gundam yang bisa membuat kita merasa dekat dengan robot betulan!  Ada giant model Gundam Astray Red Frame yang nampak kinclong dalam paduan warna merah dan putih di tengah arena Expo. Ada giant model Gundam Oo Diver yang kini sedang banyak diminati penggemar Gundam. Dengan paduan warna putih dan birunya yang khas, nampak agung dan heroik!  Di depan arena Expo, sudah mejeng dengan gagah giant model Gundam Exia setinggi 3 meter.  Ngga tahan untuk tidak berfoto dengannya deh pokoknya!

Ini dia Giant Model Gundam Exia setinggi tiga meter
Wow!
Selain digelar di Indonesia, Gunpla Expo juga sudah digelar di Korea, Singapura, Taiwan, Hongkong, Jepang, Malaysia dan hampir di semua negara Asia. Harapan dihadirkannya robot Gundam asli dalam ukuran sebenarnya di Gunpla Expo masih akan ditunggu oleh para pencinta Gundam.  Mudah-mudahan saja ya di tahun berikutnya Bandai Co.Ltd bisa merealisasikannya.  Kita tunggu deh. 

Ratusan murid Sekolah Dasar yang berasal dari 3 SD di Jakarta pun berkesempatan diundang mengikuti sessi caravan bersama para robot di Gunpla Expo 2018.  Mereka juga ramai-ramai mengikuti lomba merakit Gundam lho!  Hmmm, menurut saya ini positif juga sih untuk mengisi akhir pekan atau waktu luang anak dan remaja. Daripada main gadget yang bikin kreativitas mampet, kan lebih baik kreatif merakit robot ya? 

Para siswa Sekolah Dasar mengikuti Lomba Merakit Gundam di Gunpla Expo 2018

Ya, keunikan robot rakitan Gundam adalah bisa dirakit sesuai panduan maupun dimodifikasi dengan teknik artifisial.  Bisa dimodif dengan brush (kuas), spidol, sticker, atau aksesoris lainnya sesuai kreativitas perakit. Dijamin, hasil rakitan jadi lebih keren dan tampak nyata! 

Eits tapi ini bukan untuk anak-anak dan remaja saja sih, orang dewasa juga lho!  Karena ternyata banyak juga orang dewasa yang hobi merakit dan mengoleksi robot ini.  Sudah banyak ibu-ibu yang merasa diduakan oleh suami yang punya hobi merakit robot Gundam he he he…. Aduh, mana tahan ya mak bersaing sama robot he he he.

Para siswa Sekolah Dasar mengikuti Lomba Merakit Gundam
di Gunpla Expo 2018

Merakit dengan Gembira


Di Expo ini, kami para blogger berkesempatan bertanya jawab langsung dengan personil Bandai Co.Ltd, produsen Gunpla di Jepang.  Kebetulan sekali Mr. Tomizawa dari Bandai Co.Ltd., didatangkan langsung dari Jepang dan berkenan hadir di Expo untuk menjelaskan segala hal yang ingin diketahui pers tentang Gunpla. Selain itu, hadir pula aktor sekaligus dosen Marcelino Lefrandt dan mantan artis cilik Derby Romero. Mereka berdua mewakili para Gundam Mania yang bisa mengorbankan banyak hal demi robot rakitan! 

Owner sekaligus Direktur Multi Toys & Games Mr. Yohanes, yang merupakan distributor resmi seluruh produk Gunpla dari Bandai Co.Ltd, juga hadir di Expo ini.  Ms Regina selaku Public Relation Agung Sedayu Retail Indonesia (ASRI) ikut hadir menyapa sebagai perwakilan dari Mall of Indonesia sebagai penyelenggara Gunpla Expo Indonesia 2018. 

Suasana tanya jawab dengan audience di Gunpla Expo 2018
Dari kiri ke kanan:  MC, Derby Romero, Mr. Yohanes,
Mr. Tomizawa, Ms Regina, dan Marcelino Lefrandt
Derby dan Marcelino mengakui, ketertarikan mereka pada karakter Gundam adalah karena sisi heroiknya yang mengandung sentuhan semangat Samurai khas Jepang. Mereka juga mengakui, walau uang harus terkuras demi robot yang diincar, tetapi pasangan jadi tenang.  Pasalnya hobi ini  membuat mereka lebih banyak menghabiskan waktu luang di rumah untuk berjam-jam merakit robot.  

“Istri jadi tenang, karena kita jadi ngga kelayapan,” timpal Derby, yang di masa kecilnya dikenal sebagai lawan main Sherina pada film Petualangan Sherina. 

Wefie bareng mantan artis cilik Derby Romero
yang ternyata seorang Gundam Mania

Marcelino dan Derby sama-sama punya lemari khusus untuk mengoleksi hasil robot rakitan.  Juga punya budget khusus untuk belanja Gundam. “Walaupun kita lelah kerja cari uang, tetapi harus punya hobi positif lah walau itu butuh biaya juga,” kata Marcel. 

Marcel berpendapat merakit robot adalah hobi yang positif karena melatih kesabaran dan kreativitas.  Selain itu, juga melatih keterampilan mengikuti instruksi yang kadang rumit lho! 

“Berbagai robot dan mainan rakitan saya di masa kecil masih disimpan Mama di rumah di Manado.  Kenang-kenangan masa kecil,”cerita Marcel sambil tersenyum. 

Sebelum kabur ke tempat shooting, cegat dulu aktor dan dosen Marcelino Lefrandt
untuk wefie bareng emak blogger. Walhasil burem :)

Intinya, merakitlah dengan gembira.  Pilih karakter kesukaan, lalu mulailah menyulapnya jadi nyata.  Jangan menyerah jika belum berhasil, butuh kesabaran dan kesenangan untuk menyelesaikan rakitan.  Pilih saja model-model yang simple dan harganya terjangkau.  Mr Tomizawa sendiri menyukai model-model yang simple.  “Untuk model yang simple, saya bisa merakitnya dalam 20 sampai 40 menit saja,” ujarnya. 

Bersama sang produsen Gunpla Mr Tomizawa
Pesannya: Ayo kreatif merakit dan jadi hebat! 


Sisi Baik Dari Hobi Merakit Robot


Nampak sekali ada kepuasan tersendiri ketika anak saya selesai mempersatukan bagian per bagian potongan menjadi satu robot yang utuh. Walaupun, untuk itu, harus menghabiskan waktu berjam-jam. Bahkan, bisa sampai berhari-hari jika merakitnya diselingi kegiatan lain. 

Merakit Haropla Haro Diva Red dalam waktu 15 menit saja

Si Sulung bersama Haropla Haro Diva Red
hasil rakitannya

Gundam HGBD Oo Diver berhasil dirakitnya sampai selesai dalam waktu pengerjaan sekitar tiga jam.  Selepas sholat Subuh, Si Sulung langsung mulai merakit.  Semangat sekali ya.  Sementara Haropla Haro Diva Red dirakitnya dalam waktu 15 menit saja. 

Mulai merakit HGBD (High Grade Build Divers) Gundam Oo Diver 1/144
hingga selesai selama sekitar 3 jam 

Gundam Oo Diver hasil rakitannya

Sebagai ibu, saya mencoba mengarahkan hobi merakit ke arah yang positif. Yaitu, rajin menabung untuk membeli robot rakitan yang diincar. Juga, latihan kesabaran dan konsentrasi saat merakit robot. Gundam yang sederhana dapat dirakit tanpa alat bantu, namun untuk yang lebih rumit membutuhkan gunting dan alat khusus untuk merakitnya.  Otomatis harus sabar karena potongan rakitan ukurannya kecil-kecil.  

Sisi baik lainnya adalah, anak-anak belajar memahami dan melaksanakan instruksi mulai dari sederhana hingga rumit ketika merakit robot.  Dalam merakit, ada upaya pengenalan bentuk yang sesuai dan tidak sesuai.  Ini melatih logika anak juga lho.  Bentuk A misalnya tidak akan match jika dipasangkan dengan bentuk B. Sementara bentuk C bisa dipasangkan baik ke bentuk A maupun bentuk B.  

Sebelum merakit, baca petunjuk dulu

Merakit Robot Gundam bisa memberikan peluang tak terbatas bagi anak untuk berkreasi.  Mereka bisa mengikuti instruksi rakitan, atau membuat alternatif rakitan lain yang out of the box berdasarkan kreativitas masing-masing.  Bahkan, bisa mewarnai robot sesuai selera.  Asalkan mau, apa saja bisa dilakukan kepada si Gundam rakitan ini kok. 

Namun, yang perlu kita tekankan pada anak-anak lebih ke soal disiplin waktu.  Ingatkan anak-anak untuk tidak melupakan kewajiban mereka walau asyik merakit robot.  Ya, jangan sampai gara-gara asyik merakit Gundam, jadi lupa makan, sholat, dan belajar. Kalau soal yang ini, sebagai orang tua wajib memberi contoh yang nyata. 

Berpose bersama Gundam Oo Diver hasil rakitannya

Nah, sekarang diam-diam saya jadi mulai suka dengan urusan rakit merakit si Gundam. Sepertinya, harus belajar dari si bocah nih! Pembaca juga mau mencoba merakit?  Hayuk lah …….. (Opi)


** foto-foto pada tulisan adalah dokumentasi penulis dan Blogger Mungil. 

G+

4 komentar :

  1. What??? Cuma 3 jam rakit gundam? Aku nyicil sehari 1 bagian belum kelar juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kayaknya kalau yg seneng merakit emang bisa cepet yaaaa.....aku aja belom tentu seharian bisa jadi he he he. mending baca buku aku mah deh

      Hapus
  2. anakku belum kenal gundam rakitan, wesslah tar klo udah gedean heheehe aku taunya gundam itu kartun aja ternyata ada mainan rakitannya dan mahaaaaal ya buk

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihihi....mending jangan dikenalin dulu deh, biar dia kenal dewek ntar..... dijamin dompet bobol mak. tapi bisa kok kalau sudah agak gedean diberi pengertian buat nabung kalau mau beli gundam.

      Hapus

Back to Top