Kamis, Januari 02, 2020

Ulasan Buku Anti Aging for Busy Moms : Salah Kaprah tentang Anti Aging ?


Peringatan dini :
Walaupun judulnya Ulasan Buku Anti Aging for Busy Moms, artikel ini tetap boleh dibaca oleh moms yang ngga busy kok.  Yang menulis artikel pun saya seorang mom yang sering gabut dan kadang cuma pura-pura busy. He he he…. piiiiiiissss

Buku Anti Aging for Busy Moms ini saya peroleh langsung dari penulisnya dr. Lisa Silvani ketika soft launching pada Mei 2018 di Pejaten Village Jakarta.  Iya, sudah setahun lebih yang lalu.  Waktu itu bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, kebetulan Komunitas Ibu Ibu Doyan Nulis (IIDN) memberi saya satu free ticket untuk menghadiri soft launching buku ini.  

Sejak menekuni hobby menulis di blog dan bergabung dengan berbagai komunitas menulis, saya kerap mendapat kesempatan mengikuti event marketing maupun training peningkatan skill menulis lewat beragam kegiatan komunitas.  

Bersama dr. Lisa Silvani, penulis buku Anti Aging for Busy Moms, saat launching buku  tersebut di Pejaten Village Jakarta,
23 Mei 2018 lalu.  

Komunitas IIDN dikomandani blogger senior  (cieeeee) Mba Widyanti Yuliandari – seorang ASN multi talenta plus super duper kreatif serta produktif yang berdomisili di Bondowoso.  Tulisan-tulisan ciamik beliau bisa dinikmati di blog www.widyantiyuliandari.com.  Sementara Dr. Lisa Silvani juga adalah anggota IIDN yang kebetulan berdomisili di Jakarta.  

Terus, kok baru nulis sekarang ulasan bukunya?  Mohon maaf, beginilah kebiasaan buruk saya yang mau diubah kok susah banget nget nget nget nget yaaaa.  Niatnya ssih menulis ulasan sudah sejak kelar baca buku ini.  Tapi selalu saja ada hal-hal lain yang membuat realisasi jadi bubar jalan.  Buyar. Ambyaaaaaarrr. (Alasan ga habis habis ya Buuuu ).

Momen telah melewati usia 42 tahun kehidupan membuat saya tersadar bahwa diri ini sudah tidak lagi muda.  Iya, saya menua. (SADAR)  Kembali membuka buku ini membuat refleksi diri tentang aging tiba-tiba datang.  Penuaan atau aging akan selalu menjadi topik yang mengundang fokus bagi para perempuan.  Juga, beragam jalan untuk menunda penuaan supaya tetap awet muda selalu marak dijajaki. Aging dan anti aging bahkan mengundang salah kaprah lho!  

Ada, bahkan banyak perempuan yang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk berbelanja produk kecantikan yang diklaim mampu menunda penuaan.  Tapi, mereka tetap kurang tidur karena alasan pekerjaan; tidak mengkonsumsi cukup sayur, buah, dan air; stress berlebihan, kurang aktivitas fisik dan olahraga; bahkan menjauh dari alam. Di sinilah letak salah kaprah tentang aging dan anti aging. Bahwa sekedar krim anti aging dapat seketika membuat Anda jadi awet muda?  Bukan begitu nyatanya.  
Ibu Dewi Motik hadir dalam peluncuran buku Anti Aging for Busy Moms dan berbagi tentang resep awet muda

Pemahaman tentang aging dan anti aging dibahas secara menyeluruh dalam buku Anti Aging for Busy Moms ini. Kita akan disadarkan lewat penuturan dr. Lisa Silvani yang sangat sistematis tentang bagaimana kesibukan seorang perempuan (ibu) pada masa kini bukan sebuah alasan untuk tetap tampil cantik berseri plus glowing-glowing. Bertambah usia dalam kesehatan dan keseimbangan yang paripurna, adalah cita-cita mulia. 

Menurut penulis buku ini, penuaan bukan sesuatu yang dapat dicegah 100%.  Menua itu ya tidak apa-apa.  Tapi, kita dapat memilih bagaimana kita menua.  Dr Lisa memilih untuk MENUA DENGAN INDAH.  Bagaimana caranya?....

Hanya sebagian orang yang beruntung di dunia ini memilki gen yang memungkinkan mereka menua lebih lambat.  Sisanya, pada umumnya aging/ penuaan mulai terjadi ketika usia perempuan mencapai 25 tahun.  Identik dengan penurunan fungsi tubuh, penampilan, dan kualitas hidup, penuaan lalu menjadi kata yang ditakuti kaum perempuan.  Faktor lingkungan sangat berpengaruh memicu terjadinya penuaan lebih awal.  

dr. Lisa Silvani , penulis buku Anti Aging for Busy Moms

Buku ini layak menjadi referensi bagi kaum perempuan untuk menyiapkan hidup yang seimbang sehingga berdampak awet muda! Dua kuncinya, yaitu kesehatan yang optimal dan kualitas hidup yang baik. Selanjutnya, kita tidak akan takut menghadapi masa tua.  Sebab anti aging dalam arti sesungguhnya adalah menunda penuaan melalui gaya hidup namun tetap berjalan untuk menuju masa tua yang optimal. 

Aging dan Anti Aging 


Aging atau penuaan merupakan suatu proses alami yang pasti terjadi.  Sel-sel dalam tubuh manusia dalam periode waktu tertentu mengalami regenerasi.  Sel, jaringan dan organ dalam tubuh manusia juga mengalami penuaan lalu penurunan fungsi seiring bertambahnya umur manusia. Aging dapat terjadi lebih dini dikarenakan faktor lingkungan. Beragam upaya dilakukan untuk mencegah penuaan dini, dan memperlambat proses penuaan yang wajar.  Inilah yang kita kenal sebagai upaya anti aging.  


Buku ini menuliskan bahwa anti aging berawal dari pencarian manusia akan obat mujarab yang dapat menyembuhkan segala penyakit, memperpanjang usia, mempertahankan stamina dan penampilan.  Pencarian ini akhirnya mengantarkan pada beragam teori tentang  penuaan dan seribu satu macam bahan dan komponen yang dipercaya dapat memperlambat laju penuaan.

Namun di balik itu semua, ada satu kesimpulan mengenai anti aging yang tidak dapat dimungkiri ataupun ditinggalkan. Anti aging atau perlambatan penuaan melibatkan berbagai komponen, sehingga tidak dapat dicapai dengan satu macam terapi atau obat atau modalitas saja. 

6 macam komponen yang terdapat dalam anti aging dibahas tuntas dalam buku ini, yaitu : 

1. Pola makan optimal (cukup gizi dan tepat jumlah)
2. Aktivitas seimbang (cukup olahraga, seimbang antara fisik dan otak)
3. Pola tidur sehat (cukup tidur dan istirahat)
4. Psikososial seimbang (cukup berinteraksi dengan sesama manusia, Tuhan, dan alam)
5. Lingkungan sehat (lingkungan bersih, apik, terkendali)
6. Sistem hormon seimbang (cukup seks, perawatan tubuh, melakukan hobi, berkesenian, dan beramal)

Jadi jika yang Anda inginkan adalah masa tua yang yang penuh dengan energi, bebas dari penyakit kronis, tetap produktif, dan bersemangat, maka tidak ada cara instan untuk mendapatkannya.  Kesemua komponen tersebut terlibat dan harus dalam keadaan seimbang. 

Seimbang, artinya proporsional sesuai dengan kebutuhan para perempuan yang tentu berbeda-beda.  Bagaimana kita memahami kebutuhan tubuh terhadap keenam komponen tersebut?  Tentunya kita harus memperhatikan dengan detil tentang usia saat ini dan aktivitas sehari-hari.  

Sederhananya, Dr Lisa Silvani menuangkan secara sistematis tahapan disesuaikan dengan usia dan aktivitas perempuan untuk bisa menunda penuaan sekaligus menua dalam sehat.  Ini dia kelima poin penting yang disarankan Dr Lisa dalam bukunya: 

1. Sehat dengan Nutrisi Tepat 
2. Tubuh Fit Berenergi 
3. Awet Muda Cara Alami 
4. Lebih Muda dengan Mood Seimbang 
5. Resep Jitu Anti Aging 

Nah, kita ulas yuk satu persatu: 

1. Sehat dengan Nutrisi Tepat 


All disease started in the Gut, begitu kata Hippocrates sang filsuf Yunani.

Tak terhitung jumlahnya penelitian yang mengungkapkan bahwa kesehatan pencernaan dan usus dari apa yang kita makan sangat menentukan kesehatan tubuh secara keseluruhan.  Dikenalnya hubungan Gut-Brain Connection, akhirnya dapat menjelaskan hubungan stress dan gangguan emosi dengan sistem pencernaan.  Mengoptimalkan pola makan adalah syarat mutlak untuk menua dengan sehat.  


Nutrisi yang tepat adalah gizi cukup yang masuk ke dalam tubuh untuk memenuhi kebutuhan aktivitas kita. Tidak hanya itu, nutrisi yang tepat akan membantu memelihara fungsi tubuh sehingga anti aging secara alamiah terjadi.  

Menua dengan indah sangat mustahil jika kita masih terjajah oleh 10 bahan makanan perusak ke sehatan dalam jangka waktu terus menerus.  Apakah 10 bahan makanan perusak kesehatan itu?  Ini dia: 

a) Gula
Gula memicu gangguan sel-sel dalam tubuh sehingga menyebabkan sel tersebut menjadi lemah dan menua lebih awal.  Gula juga berdampak buruk pada system kekebalan tubuh karena memicu peradangan.  Peradangan ringan yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, dan kanker. 

b) MSG
Mono Sodium Glutamat atau MSG merupakan pengawet dan penyedap makanan yang mengandung 78% Glutamat bebas.  Tingginya kadar Glutamat bebas pada MSG memengaruhi penyampaian respon rangsangan pada sel.  Dampaknya, fungsi jaringan dan organ terganggu.  



c) Makanan kaleng
Makanan kaleng relatif membahayakan karena kandungan bahan aktif Bisphenol-A (BPA)nya.  BPA merupakan salah satu zat xenoestrogen atau bahan yang bersifat seperti estrogen, salah satu hormone seks dalam tubuh.  

Kadar estrogen yang yang tinggi diketahui dapat memicu kanker payudara dan gangguan fugsi seksual laki-laki.  Selain itu makanan kaleng biasanya mengandung gula, garam, atau pengawet dalam kadar yang tinggi.  Ini memicu resistensi insulin hingga meningkatkan risiko hipertensi.  

Bahaya kontaminasi bakteri Clostridium botulinum dalam makanan kaleng juga menjadi pertimbangan mengapa makanan kaleng tidak dianjurkan.  

d) Soda
Makanan dan minuman bersoda sebaiknya dihindari karena mengandung Aspartam, pemanis buatan yang dapat memicu kanker, diabetes, dan gangguan system syaraf (sklerosis multiple).  Soda juga mengandung asam fosforik yang menghambat penyerapan kalsium dalam tubuh.  Dehidrasi dan noda pada gigi adalah penyebab lain dari konsumsi soda berlebihan. 

e) Makanan yang digoreng
Makanan yang digoreng sedapat mungkin dibatasi.  Proses menggoreng makanan memicu terbentuknya Acrylamide pada bahan makanan.  Acrylamide terbentuk saat terjadi pemanasan gula dan asam amino dalam protein oleh minyak panas.  Acrylamide memicu kanker paru, payudara, dan kolon, juga kanker ovarium dan gangguan hormonal.

f) Makanan yang dipanaskan
Makanan yang dipanaskan berulang kali dengan microwave dapat mengurangi kadar nutrisi, meningkatkan kadar radikaal bebas pada makanan.  Ini berefek buruk pada tubuh yaitu mempercepat terjadinya penuaan dini. 

g) Makanan ringan (snack)
Cemilan manis dan asin yang dikonsumsi berlebihan dapat merusak nafsu makan, memicu munculnya jerawat dan kenaikan berat badan.  Mengganti cemilan dengan buah kaya serat dan rebusan edamame sangat disarankan.

h) Gluten 
Gluten adalah protein yang ditemukan dalam biji-bijian.  Tepung, gandum, barley, dan granola adalah jenis bahan makanan yang yang memiliki kandungan Gluten.  Gluten mengandung prolamin dan glutenin yang memberikan elastisitas pada makanan, membantu membuat roti mengembang dan bekerja seperti lem yang mengikat dan mempertahankan bentuk makanan.  

Salah satu pengaruh gluten pada tubuh adalah mengganggu dan merusak saluran pada villi usus yang berfungsi untuk mengatur peredaran keluar masuknya zat-zat dari usus ke peredaran darah.  

Gangguan pada system tersebut dapat memicu terjadinya alergi dan sensitivitas tubuh terhadap makanan atau bahan tertentu.  Dampak panjangnya adalah peradangan tersembunyi yang bila terus terjadi dan tidak teratasi akan berakibat pada gangguan sistem pertahanan tubuh, bahkan memicu penyakit autoimun.  


i) Bahan Makanan GMO
GMO atau Genetically Modified Organism merupakan organisme hasil penyilangan atau rekayasa genetik untuk pengembangan varietas unggul.  Di satu sisi, teknologi ini menjadi solusi untuk kebutuhan pangan dunia.  Di sisi lain, makanan yang diolah atau mengandung GMO justru menimbulkan masalah kesehatan.  

Salah satu bahan yang telah diketahui bahayanya adalah keberadaan glyphosate pada bahan makanan GMO yang dapat tertinggal dalam makanan dan mengganggu bakteri pada usus.  Akibatnya, system metabolisme tubuh bisa terganggu.  Glyphosate sendiri merupakan zat yang ada pada pestisida yang digunakan untuk membasmi hama pada tanaman GMO.  

j) Makanan Olahan 
Makanan olahan seperti nugget, sosis, burger, spaghetti dan semacamnya disukai karena cepat tersaji.  Namun, makanan yang paling baik sesungguhnya adalah makanan yang masih segar dan tidak mengalami banyak perubahan dari bentuk alaminya.  

Perubahan pada bentuk bahan makanan dapat mengurangi asupan gizi.  Penambahan pemanis, perasa, dan pengawet pada makanan olahan juga berbahaya bagi fungsi tubuh.  

Beberapa bahan berbahaya dalam makanan olahan diantaranya MSG, pemanis buatan, sirup jagung, bahan kimia pengawet, trans-lemak dan pewarna buatan.  

Nah, kesepuluh bahan tersebut di atas diwanti-wanti untuk dihindari oleh Dr Lisa Silvani. Bagaimana, beranikah kita ? 

2. Tubuh Fit Berenergi 

Kebiasaan berolahraga, peregangan dan latihan fisik adalah kunci untuk tubuh yang fit dan berenergi.  

3. Awet Muda Cara Alami 

Pada bagian ini, Dr Lisa Silvani menuliskan tentang rahasia tidur sebagai resep awet muda.  

4. Lebih Muda dengan Mood Seimbang 

Sehat bukan hanya sekedar fisik, karena apa yang Anda pikirkan akan sangat berpengaruh pada bagaimana tubuh Anda bekerja.  Nah, apabila kebutuhan fisik sudah terpenuhi, maka harus diseimbangkan dengan kebutuhan jiwa.  Keep your sanity, kata Dr Lisa Silvani di bab empat buku Anti Aging for Busy Moms.  

Sebelum menjadi makhluk sosial, terlebih dahulu manusia adalah makhluk individual yang memiliki kebutuhannya sendiri.  Termasuk kebutuhan spiritual dan psikologis yang terkadang melibatkan waktu hanya untuk diri sendiri. Inilah pentingnya me time.  



Me time tidak perlu harus mahal atau jauh.  Yang terpenting adalah aktivitas tersebut Anda lakukan seorang diri, dapat dilakukan ketika Anda membutuhkannya dan dapat memberikan rasa santai pada tubuh dan pikiran.  

Mengapa me time harus dilakukan seorang diri?..... Agar kita dapat meredam suara-suara dari luar dan menjadi diri sendiri, berpikir yang terbaik menurut pemikiran sendiri dan mengambil keputusan dengan tenang dan penuh kesadaran.  

Perlu diingat bahwa beban psikis dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan memicu gangguan kesehatan yang berkaitan dengan stress dan atau depresi.  

Selain me time, Anda juga harus menetapkan batasan untuk pekerjaan dan sosialisasi.  Sediakan waktu untuk keluarga dan diri anda sendiri, walaupun bukan untuk me time, tubuh tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat.  Beban yang berlebihan pada tubuh dapat memengaruhi mood dan pikiran, yang pada akhirnya akan berbalik menjadi penurunan system kekebalan tubuh dan gangguan metabolisme.  

Dr Lisa Silvani memaparkan bahwa waktu istirahat bukan hanya tidur lho.  Waktu istirahat itu termasuk waktu bercengkerama dengan keluarga, bersantai menyeruput the hangat sebelum tidur, berolahraga ringan di sore hari, atau sekedar menyiram tanaman di taman.  Aktivitas ringan itu juga dikategorikan beristirahat karena memberikan rasa tenang pada tubuh dan pikiran.  

5. 4 Resep Jitu Anti Aging 


4 resep jitu untuk menunda penuaan adalah mengkonsumsi cukup Antioksidan, Probiotik, Enzim, dan Vitamin D.  

Antioksidan adalah zat yang memiliki potensi untuk mengikat atau berikatan dengan radikal bebas, sehingga radikal bebas menjadi netral dan tidak lagi merusak.  Radikal bebas adalah zat atau ion di dalam tubuh yang berdiri sendiri, tidak berpasangan dan berpotensi menarik ion dari gugus molekul lainnya.  

Radikal bebas begitu berbahaya karena berpotensi merusak ikatan zat pada sel dan jaringan tubuh. Rusaknya ikatan tersebut mampu mengubah kerja sel dan kerja DNA kita.  Jika kerja sel tidak lagi optimal, maka akibatnyaa metabolisme tubuh pun tidak lagi berjalan optimal. Selain itu, radikal bebas juga mampu mengakibatkan kerusakan pada DNA yang mampu menyebabkan kanker, diabetes, serangan jantung dan lain sebagainya.  



Probiotik adalah mikroorganisme hidup dalam tubuh manusia yang membantu proses metabolisme, terutama dalam sistem pencernaan dan pertahanan tubuh.  

Probiotik berperan dalam menjaga dan meningkatkan sistem pertahanan tubuh dan bakteri lain yang mengganggu kesehatan dengan cara mendominasi lingkungan dalam tubuh dan mengambil porsi makanan, sehingga bakteri jahat tidak dapat bertahan hidup.  

Contoh makanan yang kaya probiotik antara lain yoghurt dan makanan hasil fermentasi. Konsumsilah makanan tersebut dalam jumlah cukup untuk modal anti aging.



Enzim, merupakan senyawa kimia yang berfungsi sebagai katalisator, membantu mempercepat berbagai reaksi kimia dalam tubuh, sementara enzim itu sendiri tidak ikut bereaksi. Masing-masing berfungsi spesifik, tidak dapat saling menggantikan.  Dalam tubuh kita terdapat lebih dari 3000 enzim yang berbeda.  

Enzim dapat diperoleh dari sayur dan buah-buahan segar yang dimakan tanpa dimasak, chia seed, flaxseed, kacang-kacangan, madu mentah, dan susu yang tidak dipasteurisasi. Jangan bermimpi awet muda ya kalau tidak suka makan sayur, buah, dan makanan tersebut di atas. 



Vitamin D, juga krusial untuk anti aging.  Vitamin D bekerja dalam tubuh sebagai katalisator, bukan hanya kalsium tapi berbagai komponen darah.  Pada struktur DNA, vitamin D memengaruhi ribuan gen.  Penelitian teraktual menurut penulis buku ini juga menyebutkan bahwa vitamin D berperan pada proses perbaikan DNA.  Proses perbaikan DNA yang terganggu akan mengganggu pembentukan protein pada tubuh, bahkan memicu timbulnya kanker penyakit kronis lainnya.  

Banyak Bersyukur Sedikit Mengeluh 


Secara khusus, Dr Lisa Silvani menekankan dalam buku ini bahwa anti aging bukan semata soal asupan kebutuhan sel tubuh saja dalam wujud material zat.  Anti aging juga terjadi karena keseimbangan. Sikap hidup manusia juga berpengaruh pada proses penuaan. Disarankan untuk banyak bersyukur dan sedikit mengeluh. 

Banyak sekali alasan mengapa kita harus selalu bersyukur dan mengurangi keluhan.  Begitupun, banyak cara yang dilakukan untuk mensyukuri hidup.  

Cara terbaik untuk memperbaiki suasana hati, meredakan kekecewaan, dan meringankan depresi adalah dengan mensyukuri segala sesuatu yang kita miliki.  Dari rasa syukur itu, akan timbul rasa puas akan kehidupan yang kita jalani dan rasa menerima terhadap segala kesulitan yang sedang dialami.  

Bersyukur memampukan seseorang untuk merasakan nikmat karena telah merasa menerima banyak hal dan merasa bahwa dirinya berarti dan diperhatikan oleh seseorang.  Lalu bagaimana caranya membangun dan meresapi rasa syukur? 

  • Mencatat segala hal baik yang pernah terjadi dalam hidup kita
  • Membuat albu untuk setiap acara keluarga atau perjalanan yang bermakna untuk kemudian dibuka kembali 
  • Melihat dan mengunjungi teman serta kolega yang sedang bermasalah ataupun mengalami kesulitan atau sakit.  Dengan menyadari bahwa kita bukanlah satu-satunya orang yang mengalami snasib buruk, kegagalan, atau kesulitan, rasa syukur pada diri kita pun akan berkembang dan akhirnya berubah menjadi sebuah rasa puas akan hidup. 


Membaca buku Anti Aging for Busy Moms karya dr. Lisa Silvani akan membujuk hati perempuan untuk berusaha menemukan sebuah rahasia penting.  Apa itu?  Rahasia untuk menunda penuaan dan hidup sehat lebih lama.  Juga, rahasia untuk tetap produktif di usia tua.  Karena buku ini menunjukkan bahwa kombinasi yang tepat dan perubahan kecil pada gaya hidup dapat membawa perempuan ke hidup yang jauh lebih berkualitas.  

Selesai membaca buku ini akan membuat kita -perempuan yang katanya punya segudang aktivitas - untuk siap menjadi lebih sehat dan menikmati masa tua yang berkualitas. (Opi)

**Foto foto dalam artikel ini adalah koleksi pribadi penulis blog.


Judul Buku :  Anti Aging for Busy Moms 
Penulis         :  dr. Lisa Silvani, M.Biomed (AAM) 
Penerbit         :  Diandra Kreatif 
Cetakan ke 1, April 2018 
xii + 132 hlm; 14,5 x 20,5 cm 

G+

1 komentar :

  1. EMG harus usahaaa banget ya mba utk awet muda ini :D. Aku sendiri utk 10 jenis makanan di atas, beberapa di antaranya udh mulai menghindari banget.kayak gula, gorengan, makanan kaleng, soda, stop deh. Gula blm 100%, tp udh makin jrg minum yg manis2. Cm Krn aku masih makan nasi, jd blm bisa dibilang total berhenti.

    Msg memang blm 100%, tp aku udh mengganti MSG biasa ke penyedap dari jamur. Gatau deh itu sbnrnya masih MSG juga ato ga wkwkwkw.

    Olahraga niiih yg aku jrg :(. Palingan cm olahraga naik tangga di kantor dan menghindari lift. Trus dari rumah ke halte busway aku jg LBH seneng jalan biar ada gerak brn. Tp aku sadar itu msh kurang banget :(.

    Cuma minum suplemen kulit dan skin care anti aging yg aku konsisten Ampe skr. Diitung2 udh sejak aku :D. Tp pas sekolah sih skincare ya msh yg sesuai kulit. Baru pake yg anti aging setelah nginjak 30 THN.

    BalasHapus

Back to Top