Tips Memilih Jasa Laundry Kiloan Untuk Emak Kantoran

Laundry Kilos is A Part of Support System for Working Mom, setuju mak? 

Bagi emak kantoran (seperti saya) dengan anak-anak beranjak remaja dan tidak menggunakan jasa asisten rumah tangga, laundry kiloan adalah KOENTJI. Ada yang relate mak?....



-----------

Halo teman-teman para emak kantoran ataupun calon emak kantoran.  Hmm… gimana cucian hari ini mak, kering ngga? Eeeeh hujan mulu nih, kayaknya sebagian masih pada demek eeeaaaa…

Kalau menilik obrolan di group WA ibu-ibu kompleks perumahan, urusan cucian dan mati listrik plus wifi down itu menjadi tiga sebab utama yang membuat para emak misuh-misuh. Baik emak yang di rumah maupun yang di kantor.  

Masa? 

Iya nih, buat emak kantoran yang tinggal di wilayah petir dan sering kena mati listrik (maksudnya Depok ya mak), petir yang sering mampir dan berdampak mati listrik plus wifi juga amsyong sungguh bikin sakit kepala. 

Emak kantoran seperti kita-kita ini yang meninggalkan rumah dari pagi sampai sore, otomatis harus punya support system untuk menangani urusan domestik saat tidak ada di rumah. 

Ada yang memilih mempekerjakan asisten rumah tangga, ada pula yang lebih suka menggunakan jasa laundry kiloan. Pertimbangannya mungkin beda-beda ya, tergantung kondisi masing-masing rumah tangga. 

MENGAPA MENGGUNAKAN JASA LAUNDRY?

Saya mulai menggunakan jasa laundry setrika kiloan pada tahun 2020. Beberapa pekan setelah Pandemi Covid 19 melanda, bibi pulang kampung dan keluarga kami memutuskan berhenti  mempekerjakan asisten rumah tangga. Anak-anak juga sudah cukup besar. 

Ketika itu yang sulung kelas 5 SD dan yang bungsu kelas 2 SD.  Mereka sudah bisa mulai berlatih berbagi tugas rumah tangga sepulang sekolah dalam satu tim keluarga.  

Setelah say goodbye pada ART, semua pekerjaan rumah tangga dibagi rata, dikerjakan bersama-sama.  Barulah terasa bahwa pekerjaan menyetrika adalah yang paling berat. Nampaknya harus didelegasikan ke pihak eksternal nih. 

Pilihan jatuh pada laundry kiloan khusus untuk setrika saja.  Sebab, urusan mencuci masih bisa ditangani dengan mesin cuci di rumah.  Anak-anak juga sudah saya ajari cara mengoperasikan mesin cuci.  

Jadi seandainya saya terburu-buru berangkat kerja belum sempat mencuci, tugas ini bisa didelegasikan kepada anak-anak sepulang sekolah.  

MASALAH UMUM YANG DIHADAPI JIKA MENGGUNAKAN JASA LAUNDRY 

Beberapa masalah umum yang dihadapi jika menggunakan jasa laundry memang sering membuat kita jadi pikir ulang, perlu ngga sih pakai jasa laundry.  Masalah umum itu adalah masalah kepercayaan (amanah), waktu, dan kualitas. 

1. Masalah kepercayaan (amanah) 

Masalah amanah dan kepercayaan ini adalah hal yang paling sering jadi pertimbangan ibu-ibu kantoran untuk memilih, perlu ngga sih pakai jasa laundry.  Pasalnya, kita menyerahkan sejumlah pakaian kepada pihak eksternal.  

Jika terjadi kehilangan atau kerusakan, kita akan dihadapkan pada rentetean kemungkinan yang belum pasti tertangani.  Hilangnya dimana, rusaknya karena apa, laundry-nya tanggung jawab ngga, penanganannya bagaimana.  

Ini lumayan bikin drama dan pusing loh.  Kadang menguras energi dan emosi, lalu mempengaruhi mood kita dalam urusan lainnya.

Kadang kita coba meminimalisir dengan tidak mengikutkan pakaian yang memerlukan perawatan khusus ke laundry.  Namun ini jadi tugas tambahan berikutnya juga.  Ya kan mak..

2. Masalah Waktu 

Mengirim pakaian untuk dikerjakan laundry butuh waktu lebih lama daripada pakaian itu dicuci dan disetrika di rumah sendiri.  Ini kadang jadi pertimbangan juga, perlu ngga sih pakai jasa laundry kiloan?  Atau lebih baik mempekerjakan orang untuk mengerjakan cuci dan setrika di rumah saja?  

Kalaupun begitu, kita akan balik ke poin 1, soal amanah dan kepercayaan.  Jika bisa mendapatkan pekerja yang amanah untuk kondisi rumah kosong ditinggal bekerja dan sekolah, sih oke aja. Kalau ngga yakin, balik mikir deh. 

3. Masalah Kualitas 

Kualitas hasil cuci setrika di laundry kiloan juga jadi pertimbangan. Karena laundry kiloan dikerjakan sistem sekaligus dalam hitungan kilo, maka ada kemungkinan pakaian akan dicampur baur antara yang warna gelap dan warna cerah, yang putih dengan yang warna.  

Jika ada kerusakan atau cacat kecil akibat pengerjaan laundry pun mungkin tak kan langsung terlihat. 

Ini juga yang jadi pertimbangan jika masih memungkinkan mencuci sendiri di rumah, sepertinya hanya perlu jasa laundry kiloan untuk setrika, yang lebih minim risiko kelunturan. 

PERTIMBANGAN KHUSUS SAAT MEMILIH LAUNDRY KILOAN. 

Selain pertimbangan akibat tiga masalah umum yang disebutkan di atas, ada pertimbangan khusus lainnya saat emak akan memilih laundry kiloan yaitu: 

1. Lamanya beroperasi (baru berdiri atau sudah berpengalaman)

2. Diantar jemput atau taruh-ambil sendiri 

3. Letak/jarak laundry dari rumah, makin dekat makin baik.

4. Lamanya waktu pengerjaan (wajar atau tidak) 

5. Kualitas hasil pekerjaan (bersih, rapi, wangi), ada yang hilang selip atau tidak/ ada yang rusak atau tidak/ ada atau tidak kehilangan barang atau uang di dalam saku, 

6. Tarif affordable dan worth it.  

7. Amanah kejujuran (jika ada yang hilang dikembalikan) jika ada barang atau uang di dalam saku yang tertinggal

8. Promo (untuk sistem pembayaran), kemudahan pembayaran 

9. Respon layanan saat dihubungi.

10. Penanganan pelanggan ketika ada masalah 

Memperhatikan hal-hal yang saya tulis di atas, dan pengalaman saya sendiri dalam hunting laundry kiloan (terutama setrika) saya pun akhirnya bisa menuliskan tips ini buat para emak. Check it out.

Tips memilih laundry kiloan yang yahud dan meminimalkan kerusakan/kehilangan pakaian /barang: 

1. Ketika pertama kali menggunakan jasa laundry kiloan, sebaiknya cari tahu dulu pengalaman orang-orang sekitar tempat tinggal kita yang menggunakan jasa laundry tersebut. 

Sedapat mungkin, cari tahu testimonial sebanyak-banyaknya, karena pengalaman adalah guru terbaik. 

Hal yang perlu kita ketahui dari testimonial orang lain adalah misalnya bagaimana kejujurannya, penanganan ketika ada pakaian yang hilang/selip, dan semacamnya

2. Jika masih bisa mengusahakan mencuci sendiri dengan mesin cuci di rumah, sebaiknya hanya laundy setrika saja. 

Selain lebih cepat selesai pengerjaan, kita masih bisa leluasa mengatur pemakaian baju apabila memang jumlah pakaian kita terbatas. 

3. Pilih jasa laundry yang jaraknya masih masuk akal (lebih dekat lebih baik) dari tempat tinggal.  Selain mempercepat pengantaran juga mengurangi risiko pakaian kenapa-napa di perjalanan. 

4. Pilih jasa laundry kiloan dengan tarif affordable. Tarif lebih murah memang jadi pertimbangan, tetapi cek juga kemudahan pembayaran dan promo lainnya, terutama jika kita akan menggunakan jasa laundry dalam waktu panjang atau berlangganan.  

Misalnya ada diskon gratis tarif 1 kg setiap 10 kali nota pembayaran, promo tarif langganan perbulan, atau diskon pembayaran transfer jika melalui bank tertentu.  

5. Berhati-hati jika memilih jasa laundry kiloan yang baru beroperasi karena belum teruji kinerjanya, kecuali jika kita kenal betul dengan pemiliknya atau tahu latar belakangnya.  

6. Pilih jasa laundry kiloan yang menawarkan fasilitas antar jemput karena akan sangat membantu. 

7. Pilih jasa laundry kiloan yang memberikan Term and Condition (TnC) yang jelas.  Misalnya ada jasa laundry yang mencantumkan bahwa kehilangan barang tidak menjadi tanggung jawab laundry.  

Ada juga laundry memberikan penggantian sebesar sejumlah tarif yang disepakati, atau jumlah lain terhadap kerusakan pakaian akibat kelalaian laundry.   Pahami terlebih dulu TnC ini sebelum memutuskan. 

8. Selalu hitung jumlah pieces pakaian setiap kali memasukkan order ke laundry kiloan.  Dan hitung kembali jumlah pieces pakaian ketika hasil laundry tiba di rumah sambil  membereskan pakaian tersebut untuk dimasukkan ke lemari.  

Dengan demikian, akan segera ketahuan jika ada pakaian yang hilang/selip dan langsung dikoordinasikan baik-baik kepada pemilik laundry.

9. Periksa teliti saku pakaian sebelum dimasukkan ke laundry kiloan, untuk menghindari ada uang atau barang yang terbawa ke laundry.

10. Gunakan tas laundry khusus dengan label nama dan alamat kita untuk menghindari kehilangan atau barang tertukar.  

Nah, apakah emak ada tambahan tips lain nih?  Tuliskan di kolom komentar ya mak. Tentunya tips akan bermanfaat untuk para emak.  Bukan hanya para emak kantoran yang merupakan konsumen laundry kiloan, tapi mungkin juga para emak yang berniat untuk membuka usaha laundry kiloan.  

Pastinya, perlu mendengarkan sebenarnya apa sih yang dicari oleh para calon pelanggan dari sebuah laundry kiloan.  Iya kan mak?  

So, semoga artikel ini bisa jadi cikal bakal ide ya mak untuk pembaca, sekaligus mendorong simbiosis mutualisma antara para konsumen dan pemilik laundry kiloan.  

Bagaimana, sekarang emak jadi makin yakin untuk memilih laundry kiloan sebagai bagian dari support system?  

Semoga dimudahkan dan dilancarkan semua ya para emak kantoran dalam membangun dan memperkuat support system.  Sukses dan semangat ya mak! (Opi)

Tidak ada komentar

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel ini. Silakan tinggalkan jejak di komentar dengan bahasa yang sopan. Mohon tidak meninggalkan link hidup. Terima kasih.